Kamis, 03 Mei 2012

Persiapan Sebelum ke Polandia

Just sharing, untuk kamu yang mau berkunjung, berlibur, menginap, atau pindahan ke Polandia. Ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan. Referensi ini tidak mutlak kerena riset hanya berdasarkan satu individu, dan tanpa kepentingan komersial dari pihak manapun. *kode minta di-endorse*

Warsaw centrum

Warsaw Oldtown

Persiapan pertama. Cari informasi sebanyak-banyaknya tentang Polandia. Ada hal menarik apa di Polandia. Bagaimana budaya di sana. Kenapa kamu harus ke Polandia. Bukankah untuk melihat menara Eifel sudah jelas harus ke Paris?
Informasi resmi tentang Warsaw ada di warsawtour.pl, tentang Krakow di krakow.pl, dan tentang Wroclaw di wroclaw.pl. Sedangkan trayek angkutan umum di kota-kota di Polandia, kalau kamu perlu, ada di jakdojade.pl yang aplikasinya bisa online juga di smartphone.

Persiapan kedua. Apakah kamu sudah yakin akan ke Polandia? Siapkan budget yang memadai; kelas eksekutif, bisnis, atau ekonomi. Dari jauh-jauh hari kamu harus beli tiket pesawat, kecuali ada niat pake kereta lintas benua dari Cina ke Rusia. Semakin mepet beli tiket pesawat, harga akan semakin mahal. Berangkat di awal atau akhir minggu juga kemungkinan harga tiketnya sedikit lebih mahal sehingga sebaiknya pilih Selasa, Rabu, atau Kamis. Harga tiket Jakarta - Warsaw biasanya sekitar 12 juta rupiah. Beruntung kalau dapet tiket promo, harganya bisa lebih murah. Tapi tiket promo ke Eropa itu super langka karena ga ada Air Asia.

Ketiga. Persiapkan dokumen perjalanan, paspor dan visa. Di blog ini ada artikel yang membahas kronologis membuat paspor dan visa Poland.

Keempat. Belajarlah bahasa Polandia, terutama kalau kamu berencana tinggal lama di sini. Berdasarkan pengalaman saya, bahasa Inggris tidak cukup berguna. Bahasa isyarat mungkin lebih tepat sasaran. Karena di Indonesia tidak ada kursus bahasa Polski, kamu dapat sedikit belajar dari travelinguist.com, ada videonya juga di youtube.

Persiapan kelima. Bawa jaket. Karena sekalipun datang ke Polandia saat musim semi atau musim gugur, tetap akan berasa dingin untuk orang tropis macam saya. Apalagi kalau datang pas musim dingin, suhunya bisa minus 25. Pada kondisi ini, jaket dari Gedebage yang impor dari Korea pun tidak akan cukup. Jadi, sebaiknya bawa satu jaket tebal dan beberapa sweater atau kardigan, sisanya beli lagi di Polandia; jaket tebal, syal, dan topi, jauh lebih murah dan bagus-bagus.

Terakhir, agak absurd. Banyaklah berdoa dan selalu berhati-hati. Karena imigran dan turis di sini benar-benar minoritas, sangat mungkin ketemu orang rasis yang mengerikan. Kadang kepikiran bahwa Polandia sama sekali bukan negeri impian saya. Apalagi dulu saya baru pertama keluar negeri dan tiba ketika klimaks musim dingin; shock culture, winter blues, sangat merana dan ga punya temen. Tapi setelah lama Polandia menjadi tempat yang lebih nyaman. Polandia adalah bagian Eropa yang indah dan sopan. Saya suka. Kamu juga ga akan menyesal datang ke Polandia. Semoga kita bisa ketemu.

3 komentar:

  1. aku punya pasangan yang tinggal di Warsaw nie mba is..
    dan sayangnya aku belum pernah perjalanan keluar negeri. kira2, syarat apa saja supaya saya bisa datang ke Polandia dan mungkin akan menetap dalam jangka waktu pendek atau panjang ( tergantung kondisi disana apakah memungkinkan atau tidak )

    reply comment ini di emailku yaa....
    (^__^)

    regards

    Dimas

    ps :
    nie emailnya :kulitattoo@yahoo.com

    BalasHapus
  2. plus, minta tolong apa saja syarat untuk menetap di Polandia.

    BalasHapus
  3. Mayoritas penduduk di poland adalah Katholik mbak,jadi wajar apabila ada beberapa org yg rasis terutama yg krg well educated.saya di Polandia mlh banyak mengalami kejadian yg menyenangkan dan penduduknya sangat ramah2

    BalasHapus