Rabu, 22 Juni 2016

Taman di Chuncheon

Chuncheon adalah ibukota provinsi Gangwon-do, berjarak hanya 75 km ke Seoul. Saya membayangkannya mirip kota Bandung, ibukota propinsi Jawa Barat. Ternyata berbeda. Chuncheon masih pedesaan, tidak banyak gedung tinggi, tidak ada mall, tidak banyak penduduknya. Satu faktor penariknya mungkin hanya Universitas Kangwon.

Chuncheon adalah pegunungan. Rumah dan jalan berada di tanah menanjak, menurun. Orang-orang hobi naik gunung. Dan suka berkebun, menggunakan apapun sebagai pot, menanam cabe atau bawang.
Chuncheon juga kota danau, dikelilingi danau Uiamho, Chuncheonho, dan Soyangho. Di sisi danau adalah Gongjicheon, resort dan taman besar (satu-satunya) di Chuncheon. Ada taman patung untuk piknik, air mancur di musim panas, ferry, hutan kecil, memorial, museum perang, dan jalur bersepeda yang panjaang.

danau sekitar Gongjicheon
Agak sedih karena mengira Chuncheon punya taman-taman besar lain selain Gongjicheon, seperti di Warsaw atau Seoul. Mengira setiap libur PapaMi adalah jalan-jalan di taman berganti-ganti. Nyatanya hanya ada taman-taman kecil di tengah jalan dengan beberapa alat olahraga dan sedikit mainan anak-anak. Betapa membosankan kalau melulu mengunjungi Gonjicheon setiap akhir pekan. Apalagi di terik musim panas.
Baru minggu lalu kami berkunjung ke Hwamokwon (강원도립화목원), taman bunga Gangwon-do. Berasa menemukan harta Karun. Taman yang teduh, asri, walau tidak terlalu luas. Ada museum hutan. Ada greenhouse. Ada air mancur dan kolam. Boleh mengambil buah-buah yang jatuh juga.


Hwamokwon

Jadi, ternyata ada dua taman di Chuncheon. Semoga saya saja yang belum tahu, semoga masih banyak lagi taman seseru-Warsaw di Chuncheon.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar