Kamis, 26 Juni 2014

Dresden

Sebagai Ibu-ibu sosialita Darma Wanita Polandia, kami biasa arisan seribu dolar, mengocoknya di gelas kristal, di resto mahal atau kapal pesiar di luar negeri *orang sombong matinya gosong*. Kami ke Praha, mengarungi sungai Vltava, dan menginap tiga hari di Dresden, Jerman. Senang sekaliii.


Dresden itu kota sangat cantik. Bangunan-bangunan besar, sepanjang sungai, jalur tram, dan sejumlah manusia yang wajar --berbeda dengan turis Praha yang berjubel--.



Sayangnya kami hanya sedikit walking tour, sisanya naik merci viano dan belanja, sehingga melewatkan banyak hal. Terlebih belum browsing dan ga pake guide. Apalah arti melanglang tiga hari jika hanya melalui kaca mobil. Saya bahkan belum ketemu The Frauenkirche! Pesan moral: selelah apapun, liburan berkesan haruslah jalan kaki.


Ah, suatu hari nanti saya harus kembali ke Dresden, bersama Papa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar