Sabtu, 15 Maret 2014

Sehari ke Torun

Toruń adalah kota di tepi sungai Vistula, berhasil selamat dari perang sehingga memiliki peninggalan asli arsitektur gothic satu-satunya di Polandia. Meskipun relatif sepi wisatawan mancanegara, kota tua Toruń abad pertengahan masuk dalam daftar warisan dunia UNESCO. Toruń juga tempat kelahiran astronom Nicolaus Copernicus; rumah Copernicus dan gereja pembaptisannya masih berdiri di kota. Sejak abad pertengahan pula Torun terkenal akan kue jahe.

Berakhir pekan di Warsaw, berulang, nyaris bosan. Lalu membaca Toruń, menarik. Maka berkeretalah kami 2 jam 40 menit ke Torun Glowny, berencana menghabiskan pagi-sore sehari di kota tua Toruń. Dari stasiun kereta api utama menuju kota tua perlu menyeberang sungai Vistula. Gunakan bus 22 atau 27, relatif dekat hanya dua pemberhentian. Tiket bus tersedia di kios, tidak ada mesin tiket, salah satu alasan kami memilih berjalan kaki. Alasan lain bahwa panorama kota tua dari jembatan sangat layak untuk difoto.



Kota tua Toruń tidak begitu luas sehingga cukup dikelilingi dengan berjalan kaki. Penampakan utama adalah old town dengan balai kota bermenara, musem kota dan gereja St Catherine yang tertinggi di Toruń. Di bagian terluar adalah benteng panjang yang menghadap sungai dan puing bata sisa istana ksatria Teutonic. Lainnya adalah museum Nicolaus Copernicus, teater Baj Pomorski, katedral SS. Johns (Katedra świętych Janów), lumbung padi abad pertengahan, Bydgoskie Przedmieście, observatori radio Piwnice, menara miring Krzywa Wieża, serta Dwor Artusa (Artus Court, Artushof).



Tidak ada komentar:

Posting Komentar