Kamis, 17 Oktober 2013

Tentang Kreta

menulis label Yunani, berharap bisa melengkapinya dengan judul "Atena" suatu hari nanti..

Punya buku lonely planet malah jadi males nulis. Karena sejarah, geografi, guide, dan semua review habis dibahas lengkap di buku. Ditambah alasan saya repot merangkum, belum resiko salah menterjemah (dua tahun di eropa tidak berpengaruh terhadap perbaikan skor toefl saya). Maka, untuk informasi lebih akurat, sini saya pinjamkan bukunya saja.



Kreta adalah pulau terbesar dan terpadat di antara pulau-pulau Yunani, merupakan bagian penting dari ekonomi dan warisan budaya Yunani, serta pernah menjadi pusat peradaban Minoan (2700-1420 SM), yang dianggap sebagai awal peradaban Eropa. Kreta adalah pegunungan batu dengan sejumlah ngarai dan-sebagai-pulau, tentu saja dikelilingi pantai. Jalan-jalan di Kreta dibangun mengikuti liuk alur gunung, di sisinya ombak bebas berdebur dan membentanglah biru luas: laut dan langit yang berpagut. MashaAllah.. Kreta beriklim sedang, dengan dua zona iklim: Mediterania dan Afrika Utara. Perekonomian didasarkan pada pertanian anggur dan zaitun, selain pariwisata.


pantai dan gunung batu

Penduduk Kreta sangat bangga pada adat istiadat mereka, misalnya masih umum ditemui orang berpakaian tradisional hitam sehari-hari. Penduduk Kreta juga dikenal ramah, termasuk dalam hal menjamu tamu. Berkenalan dengan seorang Kretan memungkinkan disuguhi makan siang, bahkan menginap gratis. Pengalaman kami sedikit banyak berinteraksi dengan penduduk Kreta, mengesankan sekali. Mereka tersenyum, menyapa, mempersilakan, menjawab, menawarkan bantuan, -selayaknya teman-, juga keseluruhan hari di sana tanpa membedakan SARA.

Kreta adalah salah satu tujuan liburan terkenal di Yunani. Tempat wisata meliputi situs arkeologi peradaban Minoan, kota tua dan pelabuhan Chania, benteng di Rethymno, kawasan lingkungan, terutama Samaria gorge, pulau-pulau Chrysi, Elafonisi, dan Spinalonga. Meski merupakan bagian negara Yunani, Kreta memiliki sejarah berbeda. Maka bagi saya pecinta mitologi Yunani kuno, sayang sekali di sana tidak mungkin bertemu dan minta tanda tangan Zeus.

situs arkeologi Knossos
gorge


2 komentar:

  1. hey iis fatma, salam kenal dari Pontianak, barusan baca yang I am not magazine, nyasar dari blognya Piera :)

    BalasHapus