Rabu, 28 Desember 2011

Visa (Schengen) Nasional Polandia

Dari banyak persiapan buat ketemu PapaMi di Warsaw, bikin visa adalah hal paling ribet. Mulai dari mengumpulkan dokumen sampai bolak-balik ke Jakarta. Dan saya ga suka Jakarta. Panas, macet, nyasar.. Namun dibandingkan cerita orang yang bikin visa di kedutaan Amerika Serikat yang ditolak berkali-kali, pengalaman saya ini tidaklah seberapa.

#1 membuka situs kedutaan resmi.
Untuk kedutaan Poland, situsnya http://www.jakarta.polemb.net. Sebagai gambaran umum, informasi visa di situs ini sangat bermanfaat, meski tidak memuat semua yang dibutuhkan. Ada beberapa jenis visa yang masing-masing berbeda persyaratannya. Untuk kasus saya jadinya bingung, mau apply yang mana. Saya bikin visa bukan untuk kerja, bukan untuk urusan bisnis, bukan untuk belajar, bukan juga untuk kunjungan singkat.

#2 menelepon kedutaan.
Karena masih bingung, saya perlu menghubungi kedutaan dan bertanya secara personal. Cara paling gampang menurut saya ya melalui email. Sayangnya email tidak menjamin akan mendapat respon. Cara yang lebih pasti bisa melalui telepon, sambil banyak-banyak berdoa semoga yang ngangkat bukan mba-mba yang jutek keterlaluan, atau mas-mas sekuriti yang menjawab sotoy. Kalau mau lebih jelas dan lengkap mending datang dan tanya-tanya langsung ke kedutaan, tetapi cara ini tentu tidak efisien untuk orang-orang di luar Jakarta dan punya anak bayi seperti saya.

#3 melengkapi aplikasi.
Setelah memperoleh informasi yang cukup, aktual, tajam, setajam silet,, maka lengkapilah semua aplikasinya. Saya membuat dua aplikasi, untuk saya dan dede.

  • Formulir aplikasi yang diisi tanpa koreksi. 
  • Foto terbaru, close up 80%, menghadap kamera, ga boleh pake kacamata, ga boleh keliatan gigi, dan latarnya harus putih.
  • Paspor asli dan copy-nya.
  • Informasi keuangan, ini kayanya cuma formalitas yang semakin besar saldo kita, semakin kemungkinan aplikasinya diterima. Saya sendiri pake copy rekening PapaMi mengingat rekening saya yang saldonya mengkhawatirkan. 
  • Tiket pesawat, pergi-pulang buat visa kunjngan singkat, boleh one way buat long term visa
  • Surat undangan resmi, harus dari instansi di Poland yang ada kop surat dan tanda tangan pejabat berwenang. 
  • Asuransi. Karena saya akan tinggal lama di Poland dan akan dibuatkan asuransi kesehatan di sana, saya hanya perlu asuransi perjalanan selama sebulan.
  • Bukti transfer biaya aplikasi visa. Jadi, sebelum menyerahkan aplikasi ke kedutaan, kita harus transfer dulu biaya visa ke rekening mereka. Kalau berubah pikiran ga jadi bikin visa atau visa kita ditolak, uang ini tidak akan kembali.


#4 menyerahkan aplikasi ke kedutaan.
Sebelumnya, pastikan dulu kedatangan ke kedutaan adalah pada waktu konsuler buka. Konsuler Poland buka tiap Selasa, Kamis, dan Jumat jam 09.00 - 12.00. Saya malah datang Rabu. Tersia-sialah hari itu..
Seperti prosedur keamanan di kedutaan lain, masuk ke kedutaan Poland juga diperiksa dulu dan tasnya dititip. Kita akan masuk dua ruangan kecil, yang satu terhubung dengan mba-mba dalam ruangan kaca yang akan menerima aplikasi kita, satu ruang kecil lagi dengan meja buat mengisi formulir-formulir. Karena aplikasi saya sudah siap, saya langsung kasih ke mba di ruang kaca itu. Kalau bukan dari agen perjalanan, aplikasi akan diperiksa dulu sama pegawai kedutaan yang bule. Aplikasi saya sudah lengkap, nanti akan dihubungi lagi kalau visa sudah jadi.

#5 menunggu telepon.
Biasanya visa akan selesai dalam waktu dua minggu. Lebih dari tiga minggu saya nunggu, ga ada kabar juga. Maka, saya menelepon kedutaan lagi. Kata mas-mas yang ngangkat, kl belum dihubungi ya berarti visanya belum jadi. Hah? Saya makin panik, jangan-jangan visa saya dan dede bermasalah, atau bahkan ditolak? Siangnya saya telepon lagi. Ternyata visa saya sudah beres dalam 12 hari. Teganya mba-mba itu lupa menghubungi saya.

#6 Visa selesai!
Ke Jakarta lagi subuh-subuh, perjalanan 3,5 jam. Padahal di kedutaan cuma beberapa detik, mengambil kembali paspor yang sudah ada visanya. Pulang lagi deh. Antri busway lagi. Macet-macetan lagi. Capenya capenya..


update: aplikasi visa saya di atas adalah visa nasional Polandia, bukan visa schengen. Bedanya, visa nasional adalah visa long term tipe D, biasanya sampai setahun. Sedangkan visa schengen adalah visa short term tipe C untuk kunjungan tidak lebih dari 90 hari. Cerita pembuatan visa schengen Polandia diposting baru.

44 komentar:

  1. Dear Mbak Iis, rencananya minggu ini saya mau membuat visa poland, untuk acara training di warsaw.
    Untuk persyaratan visa :
    Surat undangan resmi, harus dari instansi di Poland yang ada kop surat dan tanda tangan pejabat berwenang.
    apakah mandatory? karena di web kedutaan poland poin tersebut tidak disebutkan untuk visa kunjungan.
    Apabila saya ingin memperoleh info yg setajam silet harus telepon ke kedutaan nomer tlp yang mana ya?
    Thanks sebelumnya.

    BalasHapus
  2. Dear yg di atas saya :P, surat undangan resmi itu bagian yg pentingnya, ditandatangani oleh panitia training untuk kasusnya. Pihak kedutaan kemungkinan besar akan menelepon untuk memastikan undangannya.
    no nya yg ini, untuk bagian visa 62(21)2525938-40
    jgn lupa juga bukti reservasi hotel harus mencakup selama tinggal disana,
    semoga lancar...
    (istri sy sedang di desa jd saya aja yg jawab)

    BalasHapus
  3. Hi, boleh panggil Iis? Guidenya membantu sekali. Spouse aku juga perlu apply visa schengen dari Kedutaan Polandia. Jadinya apply visa long term ya? Soalnya gak ada jenis tsb. di web-nya kedutaan :-(

    BalasHapus
  4. iya mbak mau nanya saya juga mau apply untuk long-term visa tapi di website ngak tersedia, hanya untuk short term (<90 hari, mohon bantuannya untuk informasi mengenai visa long-term dengan tujuan study ini...
    apakah bisa langsung isi formulirnya di kedutaan atau harus di website?

    mohon bantuannya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. di website ada persyaratan untuk visa study kan? yg itu aja. atau lebih jelas bisa telp ke embassy.. kl menurut sy sebaiknya isi formulir dulu, jd di kedutaan hanya tinggal melengkapi dokumen.

      good luck defbry.

      Hapus
  5. Dear Mba Iis dan Mas Dhika
    kenalin nama saya Nurul Yaqen, dari Cirebon, sekarang bekerja di serang, Banten..

    rencana'y abis lebaran nanti sekitar bulan september dan oktober saya mau ke poland, disana ada teman saya, mengundang saya untuk berkunjung kesana..

    ini adalah perjalanan dan pengalaman pertama saya.. belum ada persiapan apa2,, dan terus terang tabungan saya hanya kira-kira cukup untuk beli tiket pesawat dan bikin

    visa,, baru nyari2 info dan googling trus ketemu blog'y Mba Iis ini :)

    dan pengen'y tinggal disana sekita 1-2 bulan, trus klo betah bisa lebih lama lagi heuheu

    yang mau saya tanyakan,,,

    1. dengan situasi seperti di atas, kira-kira bisa dapet visa gak ya ?

    2. trus, klo bisa,, visa apa yang harus di buat ?

    3. langkah apa aja yang harus saya lakuin sekarang ?


    mohon saran ato opini'y mba..
    terima kasih Mba Iis dan Mas Dhika

    BalasHapus
    Balasan
    1. btw, suami sy namanya dikhi :)

      Dear Mas Yaqen,

      1. pengabulan visa sepertinya mempertimbangkan jaminan hidup kita selama di Polandia, harus ada asuransi, tabungan, tempat tinggal, dll termasuk teman yang mengundang jg. ekstrimnya, kalau ada apa-apa, pemerintah setempat pasti tidak mau susah mengurusi warga asing kan? saran saya, persiapkan saja dulu matang-matang, kan sayang bayar mahal kalau aplikasinya ditolak. Bahkan konon visa Polandia tidak mudah juga, dibanding visa Belanda misalnya.

      2. visa yg paling gampang mungkin visa kunjungan atau liburan, dengan waktu 90 hari

      3. persiapkan sebaik mungkin. tujuannya apa dan bagaimana langkah-langkah mewujudkannya.

      semoga membantu.

      Hapus
  6. Dear Mba Iis dan Mas Dikhi :)

    saya fikir juga logika'y begitu.. :)
    teman saya bilang disana nanti dia yang menjamin, tempat tinggal dan biaya hidup selama disana.. dia juga berharap kalau saya bisa tinggal disana

    tujuan sebenernya saya pengen tau dan sangat antusias(terutama dengan sepak bola eropa.. wuih ^^ ..),, kadang juga ngebayangin apalagi bisa kuliah, kerja dan tinggal disana.. heuheu

    tapi kan liat2 dulu, gak semudah seperti yang di liat..secara disana situasinya beda bgt ama di sini, dari cuaca, makanan,, dan semuanya

    teman saya sudah dari kecil tinggal disana dengan orang tuanya, jadi warga negara poland,,,

    dan teman saya bilang, kasih kabar kalau kamu sudah bisa beli tiket.. kan saya jadi bingung.. apakah semudah itu ??? sedangkan persaratan administrasi lainya banyak.. seperti yang Mba Iis tulis di atas.. tiket pesawat, saldo tabungan, asuransi( masih blon ngerti ttg asusansi)..

    gimana tuh mba ?


    terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear Mas Yaqen,

      vote for visa kunjungan! itu semacam visa turis untuk short term, 90 hari kl tdk salah. asuransi perjalanan bs tanya2 ke ACA, AXA, atau lainnya. visa ini setau sy jg mensyaratkan tiket pergi pulang, tp kebanyakan harganya sama one way maupun roundtrip. disertakan saja alamat dan no telp teman Mas Yaqen di Polandia sebagai penanggung. meskipun biasanya penanggung memiliki hubungan keluarga, tp kl sudah warga EU kemungkinan lebih terbuka.

      kl sudah istikharah dan yakin untuk kesini, coba saja buat aplikasi visa. selanjutnya beradaptasi selama waktu kunjungan itu. kl ternyata ada lowongan kuliah, kerja, melamar, dan diterima, bisa dilanjutkan. kl ternyata tdk sesuai y bs pulang dg tiket yg sdh dipesan, setidaknya tujuan mengenal Polandia nya sdh tercapai.

      wallahualam.. just my opinion.
      kl mau bertanya via japri boleh ke iis.fatma@gmail.com

      salam,

      Hapus
  7. Dear Mba Iis,

    menarik sekali,, semakin tercerahkan
    terima kasih banyak :)

    okay aku contact email'y
    sorry i just replayed yours

    sekali lagi terima kasih :)

    BalasHapus
  8. dear Mba Iis...
    pacar aku WN Polandia, rencananya kita akan menikah secara agama Islam di Indonesia dan kemudian menikah secara sipil di Polandia..
    jika saya menikah di Polandia, jenis VISA apa yang saya ajukan ke embassy?
    apakah setelah saya menikah di Polandia secara otomatis saya dapat ijin tinggal lebih lama di Polandia? mengingat jika sudah menikah nanti "suami" saya adalah WN Polandia (sponsorship)
    aku tunggu balasannya ya Mba...
    terima kasih :)

    BalasHapus
  9. hi Mba Iis...
    aku akan menikah dengan pria WN Polandia...
    rencananya kita menikah di secara Islam di Indonesia, dan menikah sipil di Polandia...
    jenis VISA apa yang akan saya ajukan ke kedutaan Polandia? karena saya akan mengikuti calon suami saya tinggal di Polandia setelah menikah...
    apakah setelah menikah, saya otomatis mendapatkan ijin tinggal lebih lama? karena calon suami saya adalah WN Polandia yang sekaligus sebagai sponsorship saya..
    saya tunggu balasannya ya Mba..
    Terima kasih :)

    BalasHapus
  10. Dear Mbak Iis, saya Febri. Saya berencana akan melakukan student exchange ke Polandia. untuk submit application itu langsung dengan proses fingerprint dan interviewnya mba ? terima kasih mba

    BalasHapus
  11. Dear Mbak Iis,

    Saya Febri berencana untuk melakukan student exchange ke Polandia. Mau nanya Mbak pada saat submit applicationnya itu sekalian interview+fingerprintnya kah ?

    Dan pada saat mengambil yang sdh jadi ahrus saya sendir atau bisa diwakilkan mbak ? thanks

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear Febri.
      maaf sy kurang tau, wkt sy bikin visa dulu ga ada interview + fingerprint. utk pengambilan visa boleh diwakilkan, asal bawa paspor aja. bahkan submit aplikasi jgbs diwakilkan asal berkasnya lengkap (karena sy ga pk interview+fingerprint).

      Hapus
  12. Mb saya mau tanya, dlu waktu buat visa poland buku tabungan yang mb copy isinya berapa juta ya??
    Kalo dpt surat undangan, perlukah minimal saldo 50juta??

    BalasHapus
  13. Dear Mba Iis,

    Mbake..
    waktu mbak apply visa nasional nya Poland, ada finger print ke JKT juga kah?
    Kan aku rencana nya mau apply visa poland dan kurang lebih story nya sma kyak punya mbak, jadi info nya sangat-sangat membantu, setidaknya garis besar nya udah dapet :)

    BalasHapus
  14. Halo Ria. Syarat tabungan 50juta kayanya ga ada deh. Saya kira ini saldo tabungan hanya syarat pendukung aja. Karena kalaupun ada kejadian tak terduga nantinya, toh sudah dicover asuransi.

    Buat komentar selanjutnya, Mas/Mbak Anonim, dua kali bikin visa seinget saya ga ada tahap fingerprint, cuma datang pertama buat kasih berkas, datang kedua buat ambil visa.

    BalasHapus
  15. Halo mbam Iis.
    Mau tanya. Saya rencananya akan menikah dengan WN Polandia di Polandia dan dia (orang tuanya) akan menjadi penjamin saya. Jadi saya akan tinggal menetap di sana. Pertanyaannya apakah saya masih perlu memiliki asuransi perjalanan dan berapa biayanya? Jika saya tidak memiliki rekening tabungan bisakah memakai tabungan calon suami saya (bank Polandia)? Mohon dengan sangat jawabannya. Terimakasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mbak Kiki. Maaf br balas. kalau menikah di Indonesia lebih mudah karena suami dan orangtuanya sudah resmi menjadi keluarga dan berkekuatan hukum utk mjd penjamin. Tp sy kurang tau prosedur menikah di Polandia. sebaiknya telp langsung ke kedutaan. Good luck Mbak!

      Hapus
  16. Halo mba Iis. Saya tidak memiliki pekerjaan (jadi saya cantumkan "no occupation" pada form apply visa) dan paspor saya masih kosong karena belum pernah pergi ke luar negeri manapun. Apakah itu berpengaruh sehingga visa saya ditolak? Tapi saya memiliki penjamin/invitation dari WN Polandia, jadi semua biaya hidup saya di sana ditanggung mereka (saya akan tinggal menetap dan menikah di sana). Mohon pencerahannya. Terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mbak Ara. sudah apply visa dan ditolak? sorry to hear that.. kl kasusnya begitu sepertinya iya Mbak, msh ada ketidakpastian status WN Polandia itu menjamin hidup Mbak Ara, kasus terburuk mgkn sj tdk jadi menikah, overstay, bekerja ilegal? lebih mudah kalau Mbak Ara menikah di Indonesia, setelah jd spouse WN EU, bikin visa malah work permit gampang semua.

      Hapus
    2. Oh maaf mba, maksud saya apakah itu bisa membuat visa saya ditolak? Saya baru mengajukan visa.

      Hapus
  17. Mb iis maaf mau tanya, untuk asuransi nya waktu itu mb beli dimana ya? Terus kan mb di buatkan asuransi di poland oleh penjamin? Nah jadi pas datang kedutaan itu mb posisinya sudah dibuatkan asuransi di poland atau belum? Mohon pencerahan nya mb, soalnya sy bulan ini mau mengajukan visa nasional polandia juga makasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. sy pk asuransi perjalanan dr ACA, lainnya ada AXA, Allianz, pilih sj yg cocok. sy apply visa dg asuransi perjalanan ini karena asuransi di Polandia br bisa diurus kl sy sdh berada di sana, namanya ZUS, mirip BPJS.

      Hapus
  18. Oh ok hatur nuhun mb iis, berarti nanti kita bilang aja ke pihak kedutaannya kalau asuransi kita yg setaub akan di urus d poland? Atau memang di document invite mb pihak penanggung mencantumkan point tsb? (punten nanya lagi hehe)

    BalasHapus
    Balasan
    1. agak lupa, sepertinya iya ditulis di surat invitation jg.

      Hapus
  19. Halo mba apakah saat membuat visa nasional ada sesi wawancaranya?

    BalasHapus
  20. Alhamdulillah makasih mb iis tulisan mb sangat membantu, akhirnya visa nasional polandia saya sudah jadi dan berangkat ke poland bulan ini :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai mba Izma. Selamat ya :) Btw ada sesi interviewnya gak?

      Hapus
  21. Terimakasih mb kina, pas sy kmarin g ada mb :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mba, boleh minta kontaknya buat tanya-tanya pas bikin visa?

      Hapus
  22. Bisa ke email izma.sofy@gmail.com ya mb :)

    BalasHapus
  23. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  24. Hi mba iis,

    mau nanya mba saya ada rencana ke polandia untuk study sekitar setengah tahun dan juga ada rencana pada saat libur christmas mau jalan ke negara schengen lain. Untuk kondisi seperti itu, saya mesti apply visa apa ya?
    terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai..
      apply nya visa nasional utk study. Polandia kan negara schengen jd visa nasionalnya berlaku jg di negara schengen lain. tp hrs dipastikan dpt visa multi entry y, jd kl keluar Polandia boleh masuk lg dg visa yg sama. wkt itu sy sih otomatis dpt visa nasional multientry.

      Hapus
    2. Mbak, salam kenal. Nama saya andi. Saya mohon bantuannya mbak, kalau boleh saya minta alamat emailnya mbak. Saya sudah kebingungan cari jalan buat ngurus visa ke poland. Terima kasih banyak sebelumnya mbak.

      Hapus
  25. halo kak... aku juga mau apply untuk national visa yg stay lebih dari 90 hari. apakah visanya itu bisa dipakai untuk mengujungi negara schngen lain atau di polandia ajah?? dan oh yah, apakah apply visanya bakal ada inteview? terima kasih

    BalasHapus
  26. Mbak, salam kenal. Nama saya andi. Saya mohon bantuannya mbak, kalau boleh saya minta alamat emailnya mbak. Saya sudah kebingungan cari jalan buat ngurus visa ke poland. Terima kasih banyak sebelumnya mbak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alamat email saya andirachmatsuyono@gmail.com

      Hapus