Jumat, 22 Juli 2011

Hujan



Hujan turun di setiap waktu dia bersamaku.
Betapapun dingin, kuyup,, dia nyaman, menyenangkan.
Berharap ia akan selalu sebaik hari ini.
Dengan memikirkannya, malah semakin dia memesona.
Biarkanlah saja tumbuh, menjaga hatiku.

Dia tetap hujan terindah, manis. Buatku meleleh mengikuti rintik jejaknya.
Oh Langit, apakah benar dia pemilik tulang rusuk yang menciptaku?

Hujan masih turun. Dia bersamaku.
Sungguh tak akan sempurna aku mencintaiMu, mengukur tak hingga seluruh kasih kemurahanMu.
Terimakasih Tuhan, atas hujan yang selalu ada temaniku.
Dan aku telah menemukan pelanginya..

19.09.09

2 komentar:

  1. saya senang telah melihat kamu menjadi keluarga yang bahagian yang saling mencintai satu sama lain.

    pinard

    BalasHapus